TUGAS
MEDIA, SARANA
DAN BAHAN BELAJAR PLS
TENTANG
“KONSEP DASAR MEDIA PEMBELAJARAN ”
Oleh Kelompok Pedagogi :
1.
DINA SAHLINI (16005054)
2.
ELINUR SAKIYAH (16005009)
3.
HANIFA ZULM (16005085)
4.
INTAN AULIA (16005017)
5.
NOVITA YUSDIANA (16005090)
6.
PITRI (16005043)
7.
RAMA YULI SARI (16005091)
8.
REZA GUSTIA (16005044)
9.
SALAIDA MENKA (16005046)
11. SISKA APRILIA (16005032)
12. VEGA AFRIANTI (16005093)
13. VIVI SRI KURNIATI (16005048)
13. VIVI SRI KURNIATI (16005048)
PENDIDIKAN LUAR
SEKOLAH
FAKULTAS ILMU
PENDIDIKAN
UNIVERSITAS
NEGERI PADANG
2017
MEDIA
PEMBELAJARAN
A.
KONSEP DASAR MEDIA PEMBELAJARAN
Definisi
media berasal dari bahasa Latin medius yang secara harfiah berarti
“tengah, perantara atau pengantar”. Dalam bahasa Arab, media adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim
kepada penerima pesan.Gerlach & Ely (1971) mengatakan bahwa media ada dua
bagian, yaitu arti sempit dan artiluas. Dalam arti sempit, bahwa media itu berwujud: grafik,
foto, alat mekanik dan elektronik yang digunakan untuk menangkap,
memproses serta menyampaikan informasi. Dalam arti luas,yaitu kegiatan yang
dapat menciptakan suatu kondisi, sehingga memungkinkan peserta didik dapat
memperoleh pengetahuan, keterampilan dan sikap baru.AECT (Association of
Education and Comunication Technology, 1997) memberi batasan tentang media
sebagai segala bentuk dan saluran yang digunakan untuk menyampaikan pesanatau
informasi. Gagne (1970) menyatakan bahwa media adalah berbagai jenis komponen
dalam lingkungan siswa yang dapat merangsangnya untuk belajar. Berbeda dengan
itu, Asosiasi Pendidikan Nasional (National Education Association/ NEA)
memberikan batasan bahwa media adalah bentuk-bentuk komunikasi baik tercetak
maupun audio visual serta peralatannya. Media
adalah medium yang digunakan untuk membawa/ menyampaikan sesuatu pesan, di
manamedium ini merupakan jalan atau alat dengan suatu pesan berjalan antara
komunikator dengan komunikan (Blake and Haralsen). Jadi, media adalah segala sesuatu yang dapat
diindra yang berfungsi sebagai perantara/ sarana/ alat untuk proses komunikasi
(proses belajar mengajar).Definisi belajar (learning) adalah suatu proses yang
kompleks yang terjadi pada semua orang danberlangsung seumur hidup, sejak ia
masih bayi sampai ke liang lahat nanti (Sadiman, dkk., 1996)
Belajar adalah proses orang memperoleh berbagai
kecakapan, keterampilan, dan sikap.(Gredler, 1994: 1). Belajar adalah perubahan
perilaku yang relatif permanen sebagai hasilpengalaman (bukan hasil
perkembangan, pengaruh obat, atau kecelakaan) dan bisa melaksanakannya pada
pengetahuan lain serta mampu mengkomunikasikannya kepada oranglain (Pidarta,
2000: 197). Dengan demikian belajar menuntut adanya perubahan yang
relatif permanen pada pengetahuan atau perilaku seseorang karena
pengalaman (Mayer, 1982: 1040dalam Seels & Richey, 2000: 13). Dalam kegiatan pembelajaran tidak dapat dilakukan sembarangan,
tetapi harus menggunakan teori-teori dan prinsip-prinsip belajar tertentu agar
bisabertindak secara tepat (Dimyati & Mudjiono, 2002: 41-42).
Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah sarana komunikasi
dalam proses belajar mengajar yang
berupa perangkat keras maupun perangkat lunak untuk mencapai proses dan
hasil pembelajaran secara efektif dan efisien, serta tujuan pembelajaran dapat dicapai
dengan mudah.
B. Jenis-jenis
Media Pembelajaran
1. Teknologi
Cetak
Teknologi Cetak adalah cara untuk menghasilkan atau menyampaikan materi
melalui proses percetakan mekanis atau fotografis, seperti buku dan materi
visual statis.
2. Teknologi
Audio-visual
Teknologi Audio-visual adalah cara menghasilkan atau menyampaikan materi
dengan menggunakan mesin-mesin mekanis dan elektronik untuk menyajikan
pesan-pesan audio dan visual.
·
Media Audio-visual dalam Pembelajaran.
“Media audio-visual adalah media kombinasi antara audio dan visual yang
diciptakan sendiri seperti slide yang
dikombinasikan dengan kaset audio” Wingkel (2009:321). Menurut Wina
Sanjaya (2010:172) “Media audio- visual adalah media yang mempunyai unsur suara
dan unsur gambar yang bisa dilihat, misalnya rekaman video, slide, suara, dan
sebagainya”
·
Jenis Media Audio-visual
Menurut Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain (2007:124) media audiovisual
dibagi menjadi dua yaitu:
1) Audio-visual
diam, yaitu media yang menampilkan suara dan gambar seperti bingkai suara
(sound slide).
2) Audio-visual
gerak yaitu media yang dapat menampilkan unsur suara dan gambar bergerak
seperti film dan video.
Kedua jenis media ini pada umumnya digunakan untuk tujuan-tujuan hiburan,
dokumentasi dan pendidikan. Film dan video dapat menyajikan informasi,
memaparkan proses, menjelaskan konsep konsep yang rumit, mengajarkan
keterampilan, menyingkat atau memperpanjang waktu, dan mempengaruhi sikap.
·
Kelebihan Media Audio-visual Atoel (2011:20)
menyatakan bahwa media audio-visual memiliki beberapa kelebihan atau kegunaan,
antara lain:
a) Memperjelas
penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalistis(dalam bentuk kata-kata,
tertulis atau lisan).
b) Mengatasi
keterbatasan ruang, waktu dan daya indera, seperti: objek yang terlalu besar
digantikan dengan realitas, gambar, film bingkai, film atau model.
c) Media
audio-visual bisa berperan dalam pembelajaran tutorial.
3. Teknologi
Berbasis Komputer
Teknologi Berbasis Komputer merupakan cara menghasilkan atau menyampaikan
materi dengan menggunakan sumber-sumber yang berbasis mikro-prosesor.
4. Teknologi
Gabungan
Teknologi
Gabungan adalah cara untuk menghasilkan dan menyampaikan materi yang
menggabungkan pemakaian beberapa bentuk media yang dikendalikan oleh komputer.
Sedangkan menurut Brezt (dalam Musfiqon, 2012: 70)
jenis-jenis media pembelajaran dapat dibagi menjadi dua yaitu ditinjau dari tampilan
dan penggunaannya antara lain adalah sebagai berikut :
a)
jenis media ditinjau dari tampilan yaitu
media visual, media audio, dan media kinestetik,
b)
jenis media ditinjau dari penggunaannya
yaitu media proyeksi dan media visualnonproyeksi.
C.
Kelebihan dan Kekurangan
1.
Media
Visual
a. Kelebihan media visual
1) Repeatable, dapat dibaca berkali-kali dengan menyimpannya atau
mengelipingnya.
2) Analisa lebih tajam, dapat membuat orang benar-benar mengerti isi berita
dengan analisa yang lebih mendalam dan dapat membuat orang berfikir lebih
spesifik tentang isi tulisan
3) Dapat mengatasi keterbatasan pengalaman yang dimiliki oleh peserta didik
4) Media visual memungkinkan adanya interaksi antara peserta didik dengan
lingkungan sekitarnya
5) Dapat menanamkan konsep yang benar
6) Dapat membangkitkan keinginan dan minat baru
7) Dapat meningkatkan daya tarik dan perhatian siswa.
b. Kekurangan media visual
1) Lambat dan kurang praktis
2) Tidak adanya audio, media visual hanya berbentuk tulisan tentu tidak dapat
didengar. Sehingga kurang mendetail materi yang disampaikan
3) Visual yang terbatas, media ini hanya dapat memberikan visual berupa gambar
yang mewakili isi berita
4) Biaya produksi cukup mahal karena media cetak harus menyetak dan
mengirimkannya sebelum dapat dinikmati oleh masyarakat.
2.
Media Audio
a. Kelebihan media audio
1) Harga murah dan variasi program lebih banyak dari pada TV.
2) Sifatnya mudah untuk dipindahkan.
3) Dapat digunakan bersama – sama dengan alat perekam radio, sehingga dapat
diulang atau diputar kembali.
4) Dapat merangsang partisipasi aktif pendengaran siswa, serta dapat
mengembangkan daya imajinasi seperti menulis, menggambar dan sebagainya.
b. Kekurangan media audio
1) Memerlukan suatu pemusatan pengertian pada suatu pengalaman yang tetap dan
tertentu, sehingga pengertiannya harus didapat dengan cara belajar yang khusus.
2) Media audio yang menampilkan simbol digit dan analog dalam bentuk auditif
adalah abstrak, sehingga pada hal-hal tertentu memerlukan bantuan pengalaman
visual.
3) Karena abstrak, tingkatan pengertiannya hanya bisa dikontrol melalui
tingkatan penguasaan perbendaharaan
kata-kata atau bahasa, serta susunan kalimat.
4) Media ini hanya akan mampu melayani secara baik bagi mereka yang sudah
mempunyai kemampuan dalam berpikir abstrak.
5) Penampilan melalui ungkapan perasaan atau simbol analog lainnya dalam
bentuk suara harus disertai dengan perbendaharaan pengalaman analog tersebut
pada si penerima.
3. Media AudioVisual
a. Kelebihan media audio visual gerak
1. film
a) Keuntungan atau manfaat film
1) Film dapat menggambarkan suatu proses, misalnya proses pembuatan suatu
keterampilan
2) tangan dan sebagainya.
3) Dapat menimbulkan kesan ruang dan waktu.
4) Penggambarannya bersifat 3 dimensional.
5) Suara yang dihasilkan dapat menimbulkan realita pada gambar dalam bentuk
ekspresi
6) murni.
7) Dapat menyampaikan suara seorang ahli sekaligus melihat penampilannya.
8) Kalau film dan video tersebut berwarna akan dapat menambah realita objek
yang
9) diperagakan.
10) Dapat menggambarkan teori sain dan animasi.
b) Kekurangan-kekurangan film
1) Film bersuara tidak dapat diselingi dengan keterangan-keterangan yang
diucapkan sewaktu film diputar, penghentian pemutaran akan mengganggu
konsentrasi audien.
2) Audien tidak akan dapat mengikuti dengan baik kalau film diputar terlalu
cepat.
3) Apa yang telah lewat sulit untuk diulang kecuali memutar kembali secara
keseluruhan.
4) Biaya pembuatan dan peralatannya cukup tinggi dan mahal.
2. Kelebihan dan kekurangan video
a) Kelebihan video
1) Dapat menarik perhatian untuk periode-periode yang singkat dari rangsangan
lainnya.
2) Dengan alat perekam pita video sejumlah besar penonton dapat memperoleh
informasi dari ahli atau spesialis.
3) Menghemat waktu dan rekaman dapat diputar berulang-ulang.
4) Keras lemah suara dapat diatur dan disesuaikan bila akan disisipi komentar
yang akan didengar.
5) Guru bisa mengatur dimana dia akan menghentikan gerakan gambar tersebut
jika diperlukan.
b) Kekurangan video
1) Perhatian penonton sulit dikuasai, partisipasi mereka jarang dipraktekkan.
2) Sifat komunikasinya yang bersifat satu arah haruslah diimbangi dengan
pencarian bentuk umpan balik yang lain.
3) Kurang mampu menampilkan detail dari objek yang disajikan secara sempurna.
4) Memerlukan peralatan yang mahal dan kompleks.
b.
Kelebihan
dan kekurangan media audio visual diam
Kelebihan dan
kekurangan film bingkai
a) Kelebihan film bingkai
1) Materi pelajaran yang sama dapat disebarkan secara serentak.
2) Perhatian anak-anak dapat dipusatkan.
3) Dapat dilakukan secara klasikal maupun individu.
4) Penyimpanannya mudah (praktis).
5) Mudah direvisi atau diperbaiki.
6) Relatif sederhana dan murah.
7) Program dibuat dalam waktu singkat.
b)
Kekurangan
film bingkai
1) Film bingkai yang terdiri dari gambar-gambar lepas mudah hilang jika
penyimpanan kurang baik
2) Hanya mampu menyajikan objek-objek secara diam.
3) Penggunaan program memerlukan ruangan yang gelap.
4) Lebih mahal biayanya.
Daftar
baacaan
Nunu Mahnun.
2012.” Media Pembelajaran (Kajian
Terhadap Langkah-Langkah Pemilihan Media DanImplementasinya Dalam Pembelajaran)”.
Jurnal Pemikiran Islam, Volume
37, Nomor 1, (online), http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/Anida/article/download/310/293,
diakses pada 26 November 2017
Nurul Hidayati Dan Susanti. 2013. “Analisis Penggunaan Media Pembelajaran
Pada Mata Pelajaran Ekonomi Materi Akuntansi Kelas Xi Ips Di Sma Negeri 1
Gedangan Sidoarjo”. (online), http//jurnalmahasiswaunisa.ac.id/article, diakses
26 November 2017
http://sakinahunpak.blogspot.co.id/2013/07/a_9.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar